Cara Simpel Berinvestasi di Pasar Modal
Volume I – Edisi Revisi

Data-data historis dengan gamblang menunjukan bahwa saham merupakan instrumen investasi dengan imbal-hasil tertinggi dibandingkan instrumen investasi lainnya. Jika 15 tahun lalu kita menyimpan dana 10 juta sebagai tabungan di Bank BRI, maka dana itu dengan bunga 8% per-tahun akan menjadi 22 juta (120%).

Tetapi jika kita memilih untuk menggunakan dana 10 juta itu dengan menjadi pemegang saham Bank BRI, dana itu saat ini menjadi 400 Juta (4.000%) dan bukan hanya sekedar 22 juta. Tetapi mengapa, bahkan karyawan dan nasabah Bank BRI sendiri, justru banyak yang lebih memilih menjadi deposan Bank BRI,dibandingkan dengan menjadi pemegang saham Bank ini?

Boleh jadi, karena banyak yang menganggap bahwa berinvestasi di pasar modal merupakan hal yang sulit. Pekerjaan yang harus diserahkan kepada para ahli. Penulis menunjukan dengan jelas, bahwa berinvestasi di Pasar Modal tidaklah sesulit seperti yang disampaikan para ahli. Berbagai contoh aktual yang ditunjukan penulis menunjukan, bahwa kinerja portfolio yang dirancang oleh individual investors, dapat memberikan imbal hasil sebaik professional investors.

Bahkan dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki individual investors, kinerja individul investors justru bisa lebih baik dibandingkan so-called professional investorsCara simpel yang ditunjukan penulis dengan contoh-contoh aktual menunjukan bahwa imbal-hasil ratusan persen dan bahkan ribuan persen (multi-bagger) bukan merupakan sebuah kemustahilan. 

Buku ini ditulis oleh individual investor untuk individual investors, dengan prinsip-prinsip investasi yang simpel dan mudah dipahami, serta sudah teruji melalui perjalanan waktu. Mengapa harus membuat hal yang simpel menjadi rumit? Dengan membaca buku ini, cara pandang dan cara Anda melakukan investasi, akan membuat Anda berada di depan lebih dari 90% pelaku pasar modal lainnya. Have a great investing.

Cara Mudah Memahami Laporan Keuangan
Edisi Revisi

The Underlying Truth – Seusai Buffett membaca buku Benjamin Graham, seakan dia menemukan sebuah “cahaya”. Dia menemukan The Underlying Truth: Dalam jangka panjang, harga saham (PRICE) hanya akan ditentukan oleh kinerja usaha (VALUE) dari perusahaan yang menerbitkan lembaran-lembaran saham itu.

Dalam jangka pendek? Anything goes. Disparitas yang terjadi antara PRICE dan VALUE dalam jangka pendek, sangat sering terjadi. Dan bukan merupakan hal yang luar biasa. Tugas seorang investor adalah melakukan investasi, ketika pasar memberikan peluang untuk mendapatkan VALUE yang lebih tinggi dari PRICE yang harus dibayarkannya. 

Investor yang dapat menemukan VALUE yang lebih tinggi dibanding PRICE yang harus dibayarkannya, bisa mendapatkan keuntungan di pasar modal. Pasar tidak dijadikan pedoman. Pasar justru dimanfaatkannya. PRICE dapat ditemukan setiap saat dalam kuotasi harga di pasar. VALUE hanya bisa diperoleh, melalui pemahamannya atas Laporan Keuangan.

Namun, banyak yang salah beranggapan, bahwa untuk memahami Laporan Keuangan, kita harus menjadi seorang Akuntan. Investasi bukanlah Akuntansi. Kepintaran tentang ilmu dan prinsip akuntansi, bukan merupakan faktor penentu keberhasilan dalam berinvestasi. Karena jika hubungan kausal seperti itu terjadi, maka para akuntan akan mendominasi daftar SuperKaya. Kenyataannya tidak.

Buku ini tidak akan berbicara tentang ilmu dan prinsip-prinsip akuntansi.  Buku ini merupakan satu-satunya buku yang akan membawa pembacanya untuk memahami Laporan Keuangan yang relevan dengan kepentingan seorang investor: Memahami apa yang disajikan dalam Laporan Keuangan untuk menemukan perusahaan-perusahaan yang baik.

Kita tidak harus menjadi Akuntan untuk memahami hal itu. Fokus perhatian hanya akan diarahkan kepada sejumlah metrik Laporan Keuangan, yang sejalan dengan proses keputusan investasi.  Seusai membaca buku ini, Anda akan dengan mudah memahami makna setiap angka di Laporan Keuangan. VALUE tidak lagi menjadi misteri

Cara Simpel Berinvestasi di Pasar Modal
Volume II

Buku ini merupakan kelanjutan dari Cara Simpel Berinvestasi di Pasar Modal (CSBPM) Volume I. Namun tidak berarti, bahwa sebelum membaca CSBPM Vol. II ini, Vol. I-nya harus dibaca terlebih dahulu.

Seperti halnya Vol. I, buku ini berisikan catatan penulis yang ditujukan khususnya untuk individual investor. Meskipun catatan-catatan di Vol. I dan II ini merupakan catatan lepas, namun tetap mengacu atas sebuah benang merah: Bahwa dibalik lembaran-lembaran saham itu terdapat kinerja perusahaan, yang menerbitkan saham tersebut.

Atas dasar pemahaman ini, apabila investor ingin mendapatkan imbal-hasil yang memuaskan, dia harus mengarahkan perhatiannya kepada kinerja perusahaan tersebut. Karena kinerja perusahaan inilah (VALUE), yang akan menentukan harga (PRICE) saham perusahaan dalam jangka panjang.

Dengan kerangka berpikir ini, berinvestasi di pasar modal tidak sesulit seperti yang mungkin sering disampaikan para ahli keuangan. Ada tiga prinsip investasi yang dapat dijadikan pedoman: 1) membeli saham-saham perusahaan yang baik; 2) membelinya dengan harga yang baik, dan 3) memberi kesempatan waktu yang memadai untuk bekerjanya investasi itu.

Namun simpel, bukan berarti mudah. Konstruksi pembentukan harga yang terjadi setiap harinya, bisa menjadi distraksi, sehingga membuat hal ini tidak mudah dilakukan. Konsep tentang keajaiban penggandaan (the magic of compounding), yang disinggung dalam Vol. II ini, kiranya dapat mengurangi distraksi tersebut.

Dengan semakin memahami keunggulan yang dimiliki oleh individual investor, khususnya terkait soal kemewahan waktu–yang tidak selalu dimiliki so-called professional investorindividual investors memiliki kesempatan untuk bisa menghasilkan kinerja yang lebih baik. Bahkan hal terakhir ini, seharusnya menjadi tujuan pokoknya. Karena jika tidak dapat menghasilkan kinerja yang lebih baik, untuk apa susah-susah melakukan investasi sendiri? Buku ini dapat membantu pembacanya mencapai sasaran itu.

SEMINAR

The Buffett Way. And Beyond

Anatomi Laporan Keuangan

Skip to toolbar