By Tarik Tarik Garis

Anda pasti sering sekali mendengar jika musuh terbesar dalam hidup kita ini sering kali adalah diri kita sendiri, nah dalam kesempatan kali ini kita akan membahas faktor lain yang menjadi musuh bagi seorang trader.

Anda sudah siap untuk menghadapi musuh musuh ini?

Mari kita bahas.

Dari sekian lama pengalaman perjalanan TTG dalam dunia investasi pasar modal, bisa TTG simpulkan bahwa ada 3 musuh terbesar bagi seorang trader maupun seorang Investor.

Yang pertama.. INFORMASI

Yes, benar.. informasi… informasi merupakan salah satu musuh terbesar bagi seorang trader maupun seorang investor, kenapa? 

Di zaman yang serba informatif sekarang ini banyak sekali berita bermunculan baik di sosial media maupun di pemberitaan di google, ataupun di youtube. Semua informasi tersebut sering kali membuat celah bagi anda untuk salah dalam mengambil keputusan, atau bahkan membuat anda bingung. Pernah mengalami saat anda mau membeli saham AXXX, anda search di google atau di youtube, si A bilang rekomen dan si B bilang tidak rekomen? Berita A bilang sales perusahaan naik, tapi nyatanya harga saham malah turun terus? Berita B bilang hutang perusahaan melonjak, tapi besok pagi nya harga saham juga ikutan ARA (Auto Reject Atas) ? Hahaha..

Saya rasa anda pasti pernah mengalami nya.

Kebanyakan informasi yang anda serap tidak akan membantu anda dalam memilih saham mana yang lebih tepat untuk di beli. Itu hanya akan membuat anda tambah bingung. Jadi solusinya adalah fokus pada analisa anda sendiri, berita boleh di baca asal jangan berlebihan apalagi berlebihan nya hanya untuk mencari berita yang mendukung “insting” nya sendiri sebagai pembenaran dalam memilih saham tertentu.

Musuh kedua…. DISTRAKSI

Saya yakin tidak ada yang tidak pernah mengalami distraksi dalam perjalanan nya di dunia pasar modal.

Musuh kedua ini sebenarnya paling sering ditemukan di investor investor atau trader trader yang baru pemula, karena ya mereka masih pemula. XD

Mereka masih minim sekali pengalaman dan mempunyai kesamaan yang sama, yaitu suka ikut ikutan *(bahasa keren nya : Copy Trading)

Mereka sering sekali punya dana, ingin dapat keuntungan di pasar modal tapi mereka tidak tahu apa yang mau mereka beli, mereka tidak tahu cara analisa, cara pakai indikator yang terlalu ribet dan terlalu variasi, mereka bahkan tidak mengenal emiten yang mereka mau beli itu apa. Jadi apa yang mereka buat? Mereka join semua grup grup saham di telegram, grup grup saham di facebook, liat apa yang sedang di rekomenin atau apa yang sedang “hot” di bahas, setelah itu mereka meyakinkan diri sendiri untuk “ya sudah ikut sajalah beli saham ABC, besok.”

Lucu nya itu disini… malam nya sebelum tidur, tahu la kebiasaan sebagian manusia… nonton youtube dulu.. eh rupanya si A rekomenin saham 123, dan setelah dia nonton habis isi youtube tersebut dia berubah pikiran, besok beli saham 123 saja lah, keliatannya lebih menjanjikan dan less risk.

Besok pagi nya jam 8.30 pagi dia galao, mau beli saham ABC atau saham 123 atau beli saja dua dua nya? Nah itulah komplikasi dari terlalu banyak informasi yang dia terima dan juga distraksi yang membuat dia susah dalam menentukan saham mana yang harus ia beli.

Musuh terakhir… UANG ITU SENDIRI

Yah, ini musuh yang setiap orang punya. Uang itu sendiri.

Coba kita test ya, anda masukin uang IDR 100 juta ke dalam equity anda, lalu anda belikan saham A sebanyak IDR 10 juta, sisanya biarin saja.

Saya yakin lebih dari 50% ke-atas tangan anda akan gatal, mata anda juga akan gatal. Pikiran anda serang “WAR” Hahaha.. 

banyak dari kita tidak akan tahan melihat equity kita masih ada sisa dana 90% dan IHSG lagi turun jauh, saham saham blue chip, BUMN semua lagi murah murah nya. Dalam hati anda tiba tiba muncul banyak suara, 

cepat beli, cepat, nanti tidak ada lagi kesempatan emas seperti ini…”

“Jangan beli dulu… pantau dulu.. nanti turun tajam lagi…” 

Pernah mengalami?

Diakhir cerita, TTG ingin berpesan untuk yang membaca artikel ini coba renungkan lagi apa tujuan kamu pada awalnya terjun ke dunia pasar modal? Untuk mendapatkan uang? Jika jawaban mu iya, maka semoga pesan berikut ini bisa menemani anda dalam perjalanan investasi anda di dunia pasar modal.

“Tujuan kita adalah untuk mendapatkan keuntungan, bukan untung sekarang” – Tarik Tarik Garis

Semoga apa yang TTG tulis di sini dapat memberikan manfaat bagi semua teman teman di luar sana. 

Skip to toolbar