By Kevin Jonathan Panjaitan



“It’s all about mindset”
Itu adalah slogan dari salah satu channel yang sangat saya sukai di youtube, yaitu channel Success before 30 milik Pak Chandra Putra Negara.
Dalam videonya, Pak Chandra berkali-kali menekankan bahwa mindset sangat penting dalam mencapai kesuksesan. Saya sangat setuju karena mindset akan mempengaruhi tindakan dan reaksi kita dalam segala hal. Jika mindset kita sudah buruk/salah maka kita akan sulit mencapai suatu hal.
Lalu apa hubungannya nih dengan berinvestasi?

Salam kenal, Saya Kevin Jonathan Panjaitan saat ini aktif sebagai Investor Saham dan Investor Properti 
Saya ingin coba membagikan mindset yang benar antara berhemat dan berinvestasi.

So, 
Berhemat atau berinvestasi?
Mungkin di jaman sekarang ini banyak orang berpikir bahwa berinvestasi jauh lebih baik. Ya saya juga sangat setuju. Tapi investasi tanpa berhemat takkan cukup. Bahkan terkadang berhemat bisa jadi lebih baik daripada investasi yang tidak dibarengin dengan berhemat. Terutama jika keuangan kita masih tergolong kecil.
Saya akan berikan contoh untuk hal ini

Berikut adalah kondisi keuangan dari Loki :
Penghasilan : 5 juta/bulan
Pengeluaran Kebutuhan pokok : 2.5 Juta/bulan
Investasi di saham : 1 juta/bulan
Pengeluaran untuk Hiburannya : 1 juta/bulan
Sisa tabungannya : 500 ribu /bulan

Anggaplah Return yang didapatkan loki dari investasi saham adalah 20 % / tahun (20% merupakan return yang bagus)
Maka hasil investasi yang didapatkan selama 2 tahun adalah sekitar 5 juta dengan modal investasinya adalah sebesar 24 juta.
Total tabungan selama 2 tahun yang dia tidak investasikan adalah sebesar 12 juta ( 500 rb x 24 )
Maka total uangnya selama 2 tahun adalah = 5 juta + 24 Juta + 12 juta = 41 juta

Sekarang kita bandingkan dengan kondisi keuangan Tony yang tidak berinvestasi namun lebih berhemat.
Kondisi keuangan dari Tony:
Penghasilan : 5 juta/bulan
Pengeluaran untuk kebutuhan pokoknya : 2.5 Juta/bulan
Pengeluaran untuk Hiburannya : 500 rb/bulan (lebih sedikit 500rb dibandingkan loki)
Sisa tabungannya : 2 juta /bulan
Jadi Tony tidak berinvestasi namun dia menekan pengeluaran hiburannya sehingga menjadi 500 rb kecil dibandingkan Loki.
Berapa uang Tony yang dia kumpulkan selama 2 tahun?
Total uang tony = 24 x 2 juta = 48 juta!

Uang Toni lebih banyak 7 juta dibandingkan Loki yang sudah berinvestasi saham , yang sudah susah payah menganalsis dan belajar saham, yang sudah menghabiskan waktunya untuk memperhatikan kondisi market.  Dan ingat 7 Juta itu masih lebih banyak dibandingkan return investasi saham Loki yang hanya 5 juta. Bahkan kita tadi mengasumsikan kalau return dari investasi saham loki adalah sebesar 20 % yang sudah merupakan return yang bagus di investasi saham.

Sedangkan Toni hanya berusaha untuk menekan biaya pengeluarannya untuk hiburannya saja.
Saya pikir menekan pengeluaran sebesar 500 rb / bulan untuk hiburan tidak sulit, asal kita berkomitmen. Kita hanya perlu mengurangi nongkrong di cafe, tidak mengeluarkan uang untuk barang yang sebenarnya tidak perlu, mengurangi makan makanan yang berlebihan, dan membuat gaya hidup kita sesuai dengan kondisi keuangan kita.

Bayangkan jika Toni juga berinvestasi saham, pasti kekayaannya akan jauh lebih besar lagi dibandingkan Loki.

So, berhemat atau berinvestasi?
Lakukan kedua duanya, jika kita ingin mencapai kondisi keuangan yang baik .
Tetap berinvestasi, tapi jangan lupa untuk berhemat.
Jangan sampai kita yang sudah berinvestasi malah kalah dengan orang yang hanya berhemat saja 😁

Berikut ini saya juga ingin membagikan beberapa mindset berhemat yang cukup baik yang saya dapatkan dari orang-orang yang sukses dalam kehidupannya. 

Mindset/Pola pikir ini yang sangat dapat membantu kita untuk mengambil langkah untuk lebih berhemat. Mindset ini akan membantu kita untuk menekan pengeluaran kita terutama untuk hal-hal yang kurang penting.

Berikut adalah mindset yang penting dalam berhemat :

1. Jangan membeli sebuah barang, yang tidak bisa kita beli sebanyak 2 buah.
Sebagai contoh jika kita mempunyai uang sebanyak 300 juta, jangan pernah membeli mobil dengan harga 200 juta karena kita sebenarnya belum dapat membeli barang itu 2 buah. Jika kita belum dapat membeli barang itu sebanyak 2 buah artinya sebenarnya barang itu tergolong barang yang masih cukup mahal untuk kita.

2. Menyimpan 1000 lebih gampang daripada membelanjakan 1000
Selalu ingatlah ketika ingin mengeluarkan uang, mendapatkan 1000 itu sulit. Bayangkan kita harus bekerja keras untuk mendapatkan 1000. Tapi menyimpan 1000 itu sangat gampang. Kita hanya perlu menahan diri, dan menyimpan 1000 yang uda kita punya tetap didalam dompet kita. Bahkan untuk membelanjakan barang barang kecil.

3. Jika kita ingin membeli suatu barang yang cukup mahal, Tunggu 7 hari sebelum membelanjakannya.
Jika setelah 7 hari kita tidak kepikiran lagi untuk membeli barang tersebut, maka sebenarnya kita tidak tidak terlalu membutuhkannya. Jadi teknik ini berguna untuk mengklarifikasi apakah kita benar benar membutuhkan barang tersebut dan agar kita tidak terbawa keinginan sesaat saja.

4. Jika kita ingin mengeluarkan 100 rb, Ingat uang itu sebenarnya sudah bisa kita belikan 1 atau beberapa lot saham yang nilainya dapat semakin besar untuk jangka panjang. 😁

5. Menunda kepuasan.
Kita harus punya mindset untuk berani menunda kepuasan untuk masa depan yang lebih baik. Lebih pilih berhemat di masa muda dan dapat menikmati hasilnya di masa tua? Atau memiliki banyak pengeluaran di masa muda dan berhemat hemat di masa tua?
Saya pikir jawabannya sudah jelas.
Jadi ketika kita ingin mengeluarkan uang untuk sesuatu hal yang tidak terlalu perlu, kita harus mengingat prinsip “menunda kepuasaan” dan menahan uang kita.
Gapapa kalau kita belum puas sekarang, tapi di masa tua kita dapat lebih puas nantinya. Lebih baik kita berhemat dan bekerja keras di masa muda dan menikmati hasilnya di masa tua.

————————————–

Mungkin banyak yang berpikir bahwa hal ini kurang berhubungan dengan materi investasi secara langsung. Tapi menurut saya investasi dan berhemat sangat erat kaitannya, karena keduanya bertujuan untuk mendapatkan kondisi finansial yang baik bagi diri kita. Investor terbaik yang kita ketahuin yaitu Warren Buffett juga sangat hidup hemat dalam perjalanan investasinya. 

Semoga mindset yang saya dapatkan ini berguna untuk memaksimalkan investasi kita lewat berhemat.

Semoga membantu
Semangat berinvestasi ! Semangat Berhemat !

Skip to toolbar